Menulis Langkah Sejarah: 5 Tahun Jejak Goresan Ilmu
September 24, 2025Oleh: Krisnana (Founder & Author goresanilmu.com) Memoar ingatan perjalanan goresanilmu.com (menjadi mata air yang memberikan kebermakaan pada sekitarnya) Lima tahun bukanlah waktu panjang dalam hitungan sejarah, tetapi cukup memberi jarak untuk menoleh ke belakang. Goresan Ilmu lahir sederhana: sebuah halaman maya untuk menampung kegelisahan. Tulisan-tulisan awalnya sering berangkat dari pertanyaan kecil sehari-hari, lalu melebar menuju perbincangan tentang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan. Kadang ringan, kadang berlapis teori, kadang sekadar catatan singkat. Tidak ada ambisi besar untuk menjadikannya pusat rujukan. Ia hanya wadah mencatat, tempat pikiran yang sering berserakan diberi bentuk, agar tidak hilang begitu saja ditelan waktu. …
LPDP di Persimpangan Loyalitas: Antara Nasionalisme dan Mobilitas Global
Oleh: Krisnana Pendidikan selalu dipandang sebagai investasi paling strategis yang dapat dilakukan sebuah bangsa. Negara tidak hanya mengalokasikan anggaran untuk membiayai studi warganya, tetapi juga menanamkan harapan bahwa ilmu yang diperoleh di berbagai pusat pengetahuan dunia pada akhirnya akan kembali…
Sekolah yang Tidak Pernah Menguji Gagasan Pemimpinnya
Oleh: Krisnana “The first problem for all of us, men and women, is not to learn, but to unlearn.”— Paulo Freire Ada satu pertanyaan mendasar yang jarang sekali diajukan dalam dunia pendidikan dasar dan menengah: apakah kita sungguh-sungguh pernah…
Pemimpin Institusi Pendidikan: Etikabilitas, Intelektualitas, atau Sekadar Elektabilitas?
Oleh: Krisnana “The first responsibility of a leader is to define reality.”— Max De Pree, Leadership Is an Art Sekolah adalah ruang pembentukan manusia, bukan sekadar organisasi layanan publik. Namun ironi sering terjadi: institusi yang paling sering mengajarkan etika,…
Ketika Aparat Kehilangan Kesadaran Kritis: Krisis Penegakan Hukum dalam Kasus Hogi Minaya
Oleh: Krisna Wijaya “To exist, humanly, is to name the world, to change it.”— Paulo Freire Penegakan hukum kerap dibayangkan sebagai proses netral: aparat bekerja berdasarkan pasal, prosedur dijalankan secara mekanis, dan keadilan diasumsikan lahir dari kepatuhan terhadap aturan…
Belajar untuk Unggul atau Belajar untuk Tumbuh: Siapa yang Menentukan Anak Ini Cerdas?
Oleh: Krisna Wijaya Seri artikel dekolonisasi #2 “Education is not preparation for life; education is life itself.”— John Dewey Di banyak sekolah dasar dan menengah hari ini, keberhasilan pendidikan sering kali diringkas dalam satu kata: unggul. Unggul dalam…
Epistemic Disobedience: Ketika Ilmu Menolak Tunduk
Oleh: Krisna Wijaya Universitas modern sering dipahami sebagai institusi netral yang bertugas memproduksi dan menyebarkan pengetahuan objektif. Dalam narasi ini, ilmu pengetahuan diposisikan sebagai hasil rasionalitas murni, bebas dari kepentingan ideologis, politik, maupun kultural. Klaim tersebut tidak hanya hidup…
Korupsi yang Dipelajari di Bangku Sekolah
Oleh: Krisna Wijaya Pendidikan hampir selalu dipahami sebagai ruang pembentukan nilai. Di dalamnya kejujuran diajarkan, integritas dielu-elukan, dan moralitas diposisikan sebagai tujuan luhur dari proses belajar. Namun ada ironi yang jarang dibicarakan secara serius: nilai-nilai itu kerap runtuh bukan…
MBG dan Reduksi Pendidikan: Antara Akal dan Perut
Oleh: Krisna Wijaya “The curriculum is never simply a neutral assemblage of knowledge.”— Michael W. Apple Michael Apple pernah mengingatkan bahwa pendidikan tidak pernah sesederhana yang tampak di permukaan. Kurikulum, kebijakan, dan arah pembiayaan pendidikan bukan sekadar…
Ketika Tanah Mengingat Kembali
Air turun bukan sebagai tamu,ia datang seperti ingatan yang lama disimpan,mengalir dari bukit yang pernah dibuka perlahan,dari akar yang dilepas tanpa sempat berpamitan,lalu menyentuh rumah-rumahdengan bahasa yang tak lagi bisa ditenangkan. Di Sumatra, tanah bergerak lalu runtuh,seperti tubuh tua…
Dalam Sunyi yang Menjadi Nama
In memoriam Prof. K.H Amal Fathullah Zarkasyi, M.A Kabar itu tiba seperti angin yang menahan suara,tidak memanggil, tidak meminta siapa pun bersiap sedia,sebab sebagian hati telah lebih dulu membacabahwa ada perjumpaan yang memang tak menunggu kata.Seseorang yang lama menanam…
Tahun yang Singgah
Oleh: Krisnana Tahun lewat tanpa aba-aba yang sempat dipelajari,tanpa suara yang memanggil atau menahan diri,ia singgah di telapak yang telah sering diuji,meninggalkan debu halus, meninggalkan rasa yang tak lagi bernama pasti. Langkah melambat di sela ingatan yang tak…